1.800 Orang Tewas akibat Virus Korona, China Desak Pasien yang Sembuh Sumbangkan Plasma Darah

Nathania Riris Michico
Warga mengenakan masker saat berjalan di Beijing. (FOTO: GREG BAKER / AFP)

BEIJING, iNews.id - Jumlah korban wabah virus korona di China melonjak menjadi 1.868 pada Selasa (18/2/2020), setelah 98 orang lagi meninggal. Saat ini, menurut Komisi Kesehatan Nasional, hampir 72.500 orang di seluruh negeri terinfeksi virus COVID-19 jenis baru itu.

Virus itu pertama kali muncul pada Desember sebelum berkembang menjadi epidemi nasional.

Ada 1.886 kasus baru yang dilaporkan pada Selasa. Namun angka penambahan korban ini menurun, dan angka terendah dalam satu hari dari kasus itu selama bulan ini.

Sebagian besar kematian terjadi di Provinsi Hubei, pusat penyebaran wabah paling parah, dengan lima dilaporkan di tempat lain di negara itu.

Hubei diisolasi untuk mencoba menahan penyebaran virus, dengan puluhan juta orang ditempatkan di bawah karantina di provinsi tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
6 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
9 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
10 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
12 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal