Kisah Orang Afrika Pertama Terpapar Virus Korona dan Pulih: Saya Tak Ingin Bawa Penyakit Ini Pulang

Nathania Riris Michico
Kem Senou Pavel Daryl adalah orang pertama asal Afrika yang terpapar wabah virus korona baru. (FOTO: doc. PAVEL DARYL KEM SENOUA)

BEIJING, iNews.id - Ketika Kem Senoua Pavel Daryl terpapar virus korona di Kota Jingzhou, dia tidak berniat meninggalkan China, meski hal itu dimungkinkan.

"Apapun yang terjadi, saya tidak ingin membawa penyakit ke Afrika," kata mahasiswa asal Kamerun berusia 21 tahun itu dari asrama universitasnya, tempat dia dikarantina selama 14 hari.

Senoua sempat mengalami demam, batuk kering, dan beragam gejala seperti flu.

Saat dia jatuh sakit, dia mengenang masa kecilnya di Kamerun tatkala terpapar malaria. Dia mengira hal paling buruk akan terjadi.

"Saat saya ke rumah sakit untuk pertama kalinya, saya berpikir tentang kematian saya dan bagaimana hal itu akan terjadi," paparnya, seperti dilaporkan BBC.

Selama 13 hari dia diisolasi di sebuah rumah sakit di China. Dia diberi antibiotik dan obat-obatan yang biasanya dikonsumsi pasien HIV. Setelah dua pekan, dia mulai menunjukkan tanda-tanda pulih.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

24 jam lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

2 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

2 hari lalu

Banjir Nepal: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, Ratusan Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal