KOLOMBO, iNews.id - Teror ledakan bom belum berakhir di Sri Lanka. Usai enam ledakan beruntun yang mengguncang tiga gereja dan tiga hotel, Minggu (21/4/2019), bom ketujuh dan kedelapan meledak di ibu kota Kolombo.
Juru bicara kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekera, seperti dikutip dari AFP, mengatakan, ledakan terbaru ini salah satunya terjadi di hotel daerah Dehiwala. Posisi hotel berada di seberang kebun binatang.
Menurut Gunasekera, serangan terbaru ini menewaskan dua orang. Belum diketahui apakah ada korban di lokasi ledakan kedelapan.
Dengan peristiwan terbaru ini maka keseluruhan korban tewas menjadi 158 orang dalam ledakan di delapan lokasi. Sebanyak 35 di antaranya merupakan warga asing.
Korban masih mungkin berjatuhan, sejauh ini lebih dari 300 orang mengalami luka, sebagian di antaranya dalam kondisi kritis.