Enam ledakan sebelumnya terjadi di tiga gereja yakni St Anthony di ibu kota Kolombo, St Sebastian di Kota Negumbo, dan Secon di Kota Batticaloa. Sementara tiga hotel berbintang lima yang juga menjadi sasaran, yakni Grand Cinnamon, Shangri-la, dan Kingsbury.
Pejabat kepolisian Sri Lanka mengungkap, warga asing yang menjadi korban tewas di antaranya berasal dari Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Belanda.
Sementara itu kedutaan China di Kolombo melaporkan sedikitnya lima warganya mengalami luka dalam serangan ini. Belum diketahui keberadaan warga asing tersebut saat ledakan terjadi, apakah di hotel atau gereja.