3 Guru Muda Bunuh Diri akibat Tekanan di Sekolah, 200.000 Orang Demo di Korsel

Muhammad Fida Ul Haq
Ratusan ribu guru menggelar demo di Korsel imbas kematian tiga guru (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Sebanyak 200.000 guru dari seluruh Korea Selatan menggelar demo di Yeouido. Mereka menuntut perlindungan di lingkungan pendidikan.

Protes dilakukan atas tewasnya setidaknya tiga guru muda akibat bunuh diri baru-baru ini. Diduga tekanan di sekolah menyebabkan banyak guru terganggu kesehatan mentalnya, seperti dikutip dari Korea Herald, Minggu (3/9/2023).

Mengenakan pakaian berwarna hitam, ribuan guru berkumpul di dekat Majelis Nasional di Yeouido.

Seorang guru sekolah dasar berusia 20-an bunuh diri di Seoul pada bulan Juli. Kejadian itu diikuti oleh kematian dua guru lainnya, satu di Goyang, Provinsi Gyeonggi, dan satu lagi di Gunsan, Provinsi Jeolla Utara, dalam beberapa hari terakhir.

Para guru meyakini rekan-rekan mereka yang meninggal mengalami stres berlebihan akibat tekanan dari orang tua yang terlalu menuntut. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
6 hari lalu

Tunjangan Guru Mandek 3 Bulan, DPR RI Desak Pemerintah Segera Cairkan Hak Pendidik

7 hari lalu

Pemprov DKI Revitalisasi Sekolah Rp101 Miliar di Jaktim, Ini Pesan Hipmi Jaya ke Pramono

7 hari lalu

Pramono Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan, Buka Peluang Kerja Sama Lintas Negara

8 hari lalu

Gedung SD-SMP di Jaktim Terintegrasi 6 Lantai dengan Lift, Anggarannya Rp101,3 Miliar!

8 hari lalu

Pramono Revitalisasi SD dan SMP di Jaktim, Kini Terintegrasi dalam Gedung 6 Lantai dengan Lift

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal