9 Aktivis Filipina Tewas usai Presiden Duterte Perintahkan Bunuh Pemberontak Komunis

Djairan
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: AFP)

Organisasi HAM Filipina, Karapatan, mengatakan keluarga itu ditahan selama penggerebekan, namun, tidak menyebutkan siapa yang menahan mereka. Karapatan juga mengonfirmasi tewasnya dua aktivis dalam insiden penembakan di Provinsi Rizal.

Merespons hal itu, organisasi HAM Human Rights Watch (HRW) menyuarakan keprihatinan tentang penggerebekan memakan korban jiwa itu. “Insiden ini jelas bagian dari kampanye kontrapemerintah yang semakin brutal,” kata wakil direktur HRW Asia, Phil Robertson.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Kuliner
2 hari lalu

Detik-Detik Food Vlogger Meninggal Dunia usai Makan Kepiting Setan, Mengerikan!

Internasional
3 hari lalu

Biadab! Pasukan Pemberontak Bom Masjid di Sudan saat Anak-Anak Belajar Alquran

Internasional
5 hari lalu

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr Lolos dari Pemakzulan

Nasional
6 hari lalu

11 Juta Peserta PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, DPR Nilai Berpotensi Langgar HAM

Nasional
7 hari lalu

Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal