Aksi Penembakan Kembali Guncang Prancis, Kali Ini Dilakukan Anggota Gangster

Arif Budiwinarto
Tangkapan layar aksi saling tembak anggota gangster di kota Montpellier, Prancis, Minggu (1/11/2020). (foto: Russia Today)

Polisi antihuru-hara, paramiliter, sampai tentara dikerahkan ke lokasi insiden. Mereka berhasil menguasai wilayah sekitar gedung dan memaksa anggota gangster melarikan diri. Seorang yang mengalami luka tembak telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sebelum diinterogasi polisi.

Melalui Twitter resminya, Wali Kota Montpellier mengecam "tindakan kekerasan luar biasa" tersebut. Di saat bersamaan, polisi Montpellier juga mengeluarkan pernyataan yang isinya meminta penambahan substansial untuk membendung "peningkatan kekerasan dan kejahatan luar bias" di wilayah itu.

"Montpellier perlahan menjadi salah satu kota paling banyak kejahatan di Prancis," demikian kicau Wali Kota Montpellier dikutip dari Russia Today, Selasa (2/11/2020).

Aksi kekerasan di Prancis meningkat

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Met Gala 2026 Tetap Digelar Mewah walau White House Mencekam!

Internasional
7 hari lalu

Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis

Internasional
9 hari lalu

Penembakan di Acara Gedung Putih, Pelaku Didakwa Berusaha Bunuh Trump

Internasional
9 hari lalu

Trump Disebut sebagai Presiden Paling Banyak Diserang dalam Sejarah AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news