Aksi Penembakan Kembali Guncang Prancis, Kali Ini Dilakukan Anggota Gangster

Arif Budiwinarto
Tangkapan layar aksi saling tembak anggota gangster di kota Montpellier, Prancis, Minggu (1/11/2020). (foto: Russia Today)

Insiden tersebut hanya berselang sehari setelah seorang pendeta Ortodoks Yunani jadi korban penembakan jarak dekat di Gereja Ortodoks di kota Lyon, Sabtu (31/10/2020).

Aksi kejahatan dan kekerasan di Prancis meningkat dalam sebulan terakhir bersamaan dengan ramainya kecaman terhadap penerbitan kartun Nabi Muhammad oleh majalah satir Charlie Hebdo.

Seorang guru sejarah bernama Samuel Paty tewas dengan kondisi mengenaskan leher tergorok usai membahas kartun Nabi Muhammad dalam kelas kebebasan berekspresi pada pertengahan Oktober kemarin.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Met Gala 2026 Tetap Digelar Mewah walau White House Mencekam!

Internasional
7 hari lalu

Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis

Internasional
9 hari lalu

Penembakan di Acara Gedung Putih, Pelaku Didakwa Berusaha Bunuh Trump

Internasional
9 hari lalu

Trump Disebut sebagai Presiden Paling Banyak Diserang dalam Sejarah AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal