Ambil Alih Gaza, Trump Ungkap Rencana Transaksi Real Estate

Anton Suhartono
Donald Trump kembali menyinggung soal rencananya merebut Gaza yang disebutnya sebagai transaksi real estate (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyinggung soal rencananya merebut Jalur Gaza. Dia pertama kali menyampaikan pernyataan kontroversial itu pada Selasa lalu. 

Meski demikian, rencana itu tidak terburu-buru karena rekonstruksi Gaza membutuhkan waktu panjang.

Rencana tersebut menghadapi penolakan keras, bukan hanya dari Palestina dan negara-negara Arab, tapi juga sekutu-sekutu AS di Eropa. Banyak pihak, termasuk PBB, bahkan menyebut rencana itu sebagai pembersihan etnis.

Trump mengklaim rencana untuk Gaza yang disebutnya dengan transaksi real estate itu mendapat sambutan sangat baik. Tidak jelas pihak mana yang memberikan sambutan atas rencana itu, selain tentunya Israel.

Trump menjelaskan rencananya terhadap Gaza tak membutuhkan biaya besar, bahkan tak perlu mengirim pasukan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Masuk Jebakan Hizbullah, 2 Tentara Israel Tewas Kena Bom di Lebanon

1 hari lalu

Murka! Trump Ancam Penjarakan Pihak yang Bocorkan Stok Rudal AS

1 hari lalu

Iran dan Oman Sepakati Kelola Selat Hormuz Bersama, Bagaimana dengan AS?

1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.923 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal