Amerika Uji Coba Senjata Nuklir, Perjanjian NPT Bisa Runtuh

Anton Suhartono
Perintah Presiden AS Donald Trump untuk melanjutkan uji coba senjata nuklir menuai kecaman keras dari berbagai kalangan internasional (Foto: US Air Force))

Kimball memperingatkan, jika AS, sebagai negara dengan persenjataan nuklir terbesar di dunia, melanjutkan uji coba, negara lain seperti Rusia, China, India, dan Pakistan mungkin akan mengikuti langkah serupa. 

Tak Ada Alasan Kuat Lanjutkan Uji Coba

Kimball menegaskan AS tidak memiliki alasan teknis, militer, atau politik yang cukup untuk melanjutkan uji coba senjata nuklir.

Menurut dia, teknologi modern sudah memungkinkan simulasi dan pengujian sistem persenjataan tanpa perlu melakukan ledakan nuklir nyata.

“Badan Keamanan Nuklir Nasional AS memperkirakan butuh setidaknya 36 bulan untuk mempersiapkan lokasi uji coba di Nevada,” ujarnya.

Artinya, langkah Trump bukan didorong oleh kebutuhan strategis, melainkan lebih pada ambisi politik dan simbol kekuatan militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Nah, Trump Tolak Dukung Netanyahu Lagi di Pemilu Israel

2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal