Amnesty Tuding Polisi Hong Kong Gunakan Kekerasan dan Siksa Demonstran

Nathania Riris Michico
Polisi sedang berusaha membubarkan para demonstran dengan peluru karet. (Foto: Sam Tsang/South China Morning Post)

Amnesty mewawancarai 21 orang yang sudah ditangkap, 18 di antaranya kemudian dirawat di rumah sakit karena cedera.

"Hampir setiap orang yang ditangkap yang diwawancarai dideskripsikan dipukuli dengan tongkat dan ditinju saat penangkapan, bahkan ketika mereka tidak melawan dan seringkali sudah ditahan," tulis para penulis laporan itu.

Sebagian besar yang diwawancarai melaporkan kekerasan berhenti sekali dalam tahanan.

Namun seorang tahanan mengatakan dia diserang karena tidak kooperatif dan yang lainnya mengaku melihat polisi menyinari laser ke mata seorang tahanan - taktik yang dilakukan para demonstran terhadap polisi.

Namun Polisi Hong Kong kembali membantah tuduhan itu, dengan mengatakan para petugas menghormati privasi, martabat, dan hak setiap mereka yang ditangkap.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

BI bakal Perluas QRIS Antarnegara, Timor Leste dan Hong Kong Segera Terhubung

2 bulan lalu

Juventus Angkat Trofi usai Hajar Chelsea, Spalletti dan Alonso Terpukau Atmosfer Hong Kong

3 bulan lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

4 bulan lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal