Apa yang Terjadi jika Militer Israel Hadir di Somaliland?

Anton Suhartono
Kehadiran militer Israel di Somaliland berpotensi memicu eskalasi konflik regional yang jauh lebih luas (Foto: AP)

SANAA, iNews.id - Kehadiran militer Israel di Somaliland berpotensi memicu eskalasi konflik regional yang jauh lebih luas. Ancaman tersebut disampaikan kelompok Houthi Yaman yang menegaskan bahwa setiap posisi Israel di wilayah itu akan dianggap sebagai target militer yang sah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan pengakuan Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat, menjadi yang pertama di dunia.

Netanyahu menandantangani deklarasi pengakuan tersebut pada Desember bersama Menlu Israel Gideon Saar dan Presiden Somaliland Abdirahman.

Pemimpin Houthi Abdel Malik Al Houthi menilai pengakuan Israel atas kemerdekaan Somaliland bukan sekadar langkah diplomatik, melainkan ancaman langsung terhadap keamanan Somalia, Yaman, hingga kawasan Afrika dan Laut Merah.

“Ini adalah agresi terhadap Somalia dan Yaman, serta ancaman terhadap keamanan kawasan,” ujar Abdel Malik, dalam pernyataan di media sosial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

3 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

3 hari lalu

Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

3 hari lalu

Iran Lipat Gandakan Produksi Senjata, Siap-Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal