AS Bantah Jet Tempurnya Ikut Gempur Iran

Anton Suhartono
Amerika Serikat membantah laporan media massa, jet tempurnya ikut menyerang Iran (Foto: AP)

Menteri Pertahanan (Menhan) Pete Hegseth telah mengerahkan pasukan dan armada tambahan ke Timur Tengah selama akhir pekan lalu untuk menjaga pangkalan-pangkalan.

"Melindungi pasukan AS adalah prioritas utama kami dan pengerahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan postur pertahanan di kawasan," katanya, di media sosial X.

Pernyataan itu disampaikan di tengah laporan bahwa kapal induk AS USS Nimitz meninggalkan Asia Tenggara dan membatalkan rencana berlabuh di Vietnam. Nimitz akan bergabung dengan kelompok penyerang kapal induk USS Carl Vinson yang saat ini berada di Laut Arab.

Hegseth tidak menjelaskan unit atau jumlah pasukan AS yang akan dikirim ke wilayah tersebut. Reuters melaporkan pergerakan sejumlah besar pesawat pengisian bahan bakar AS dan sebuah kapal induk ke Timur Tengah.

Presiden Donald Trump juga meminta Dewan Keamanan Nasional untuk menggelar pertemuan segera setelah dia kembali dari KTT G7 di Kanada. Trump mempersingkat lawatannya di pertemuan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal