"Tetapi kondisi rakyat Palestina sangat berbeda," tambah Haley.
Dia menjabarkan tentang kondisi ekonomi Palestina yang miskin, kekurangan layanan dasar, termasuk layanan kesehatan dan listrik, dan bagaimana secara de facto Hamas yang menguasai Jalur Gaza.
"Teroris menguasai sebagian besar wilayah, merongrong keselamatan seluruh warga," ujar Haley.
"Rakyat Palestina sangat menderita, sementara kepemimpinan mereka bergantung pada tuntutan yang sudah berumur 50 tahun yang kini menjadi semakin tidak realistis," tegasnya.
Sebuah perjanjian damai, sebut Haley, akan memberi Palestina kemungkinan pemulihan secara besar-besaran, serta kondisi kehidupan dan kendali yang lebih besar atas masa depan politik mereka.