AS Jatuhkan Sanksi kepada Para Jenderal Myanmar terkait Kudeta, Dana 1 Miliar Dolar Ditahan

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menandatangani perintah eksekutif yang membuka jalan untuk menjatuhkan sanksi terhadap para jenderal Myanmar terkait kudeta menggulingkan Aung San Suu Kyi pekan lalu.

Menurut Biden, perintah eksekutif ini memungkinkan pemerintahannya segera menjatuhkan sanksi kepada para pemimpin militer yang bertanggung jawab atas kudeta. Sanksi mengincar kepentingan bisnis pribadi serta anggota keluarga dekat.

Tak disebutkan siapa-siapa saja yang terdampak sanksi, Departemen Keuangan AS juga belum memberikan penjelasan. Namun Biden menegaskan sanksi ini akan berpengaruh terhadap ekspor serta mencegah para jenderal mengakses dana 1 miliar dolar milik pemerintah Myanmar yang disimpan di AS.

"Kami akan mengidentifikasi target (sanksi) putaran pertama pekan ini dan kami juga akan memberlakukan kontrol ekspor yang kuat," kata Biden, dikutip dari Reuters, Rabu (11/2/2021).

Biden melanjutkan, aset-aset yang menguntungkan pemerintahan militer Myanmar dibekukan.

Meski demikian pemerintahannya tetap mempertahankan bantuan kemanusiaan untuk Myanmar, seperti di bidang perawatan kesehatan, kelompok masyarakat sipil, serta bidang lain yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Trump Umumkan Perang Lawan Iran Berakhir, USS Gerald R Ford Ditarik dari Timur Tengah

Internasional
13 jam lalu

Terpojok UU, Trump Umumkan Perang Lawan Iran Telah Berakhir

Internasional
14 jam lalu

Ingin Ambil Alih Kuba, Trump Kerahkan Kapal Induk Terbesar AS

Internasional
15 jam lalu

Pangkalan-Pangkalan Militer Hancur Digempur Iran, Pejabat AS: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Internasional
16 jam lalu

Presiden Iran: Kepercayaan Kami dengan AS Sudah Hancur Total

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal