AS Kutuk Pembataian Israel di Rafah tapi Tetap Dukung Operasi Militer Zionis

Anton Suhartono
Amerika Serikat mengutuk serangan Israel ke tenda pengungsian di Rafah, Gaza, namun tak akan mengubah kebijakn terhadap Israel (Foto: Reuters)

“Kita tak menutup mata dengan kejadian ini, juga bukan sesuatu yang kita abaikan atau biarkan untuk menyampaikan kepada teman-teman Israel akhir pekan ini sebagai akibat dari serangan tersebut. Sekarang mereka sedang menyelidikinya. Jadi mari kita beri mereka kesempatan menyelidiki dan melihat apa yang mereka hasilkan,” ujarnya, lagi.

Namun dia menegaskan dukungan AS terhadap perang Israel di Jalur Gaza tidak akan berubah. Dia beralasan serangan Israel sejauh ini bukan operasi darat besar-besaran yang menjadi garis merah dari Presiden Biden.

“Kami belum melihat mereka melakukan hal itu saat ini, tapi kami mengawasinya dengan cermat. Semua yang kami lihat maupun yang tidak bisa disaksikan, memberi tahu kami bahwa mereka tidak melakukan operasi darat besar-besaran di pusat-pusat populasi di pusat Rafah,” ujarnya.

Israel mengebom tenda pengungsian di Gaza selatan, pertama pada Minggu (26/5/2024) malam menewaskan sedikitnya 45 orang, sebagian besar anak-anak dan perempuan. Banyak korban hangus akibat pengeboman yang menyebabkan tenda-tenda terbakar.

Serangan itu terjadi di dekat pangkalan logistik Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Tal Al Sultan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Yordania Tak Izinkan AS dan Israel Gunakan Wilayah Udaranya Serang Iran

Internasional
3 jam lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Internasional
4 jam lalu

Khamenei Sebut AS Serang Iran karena Ingin Kuasai Minyak dan Gas

Nasional
10 jam lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal