AS Tak Akan Bisa Paksa China Hentikan Kerja Sama dengan Rusia

Anton Suhartono
China menegaskan tak akan tunduk pada tekanan AS terkait ancaman sanksi pembelian minyak Rusia (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - China menegaskan tak akan tunduk pada tekanan Amerika Serikat (AS) terkait ancaman sanksi pembelian minyak Rusia. Sebelumnya Presiden Donald Trump menghukum India dengan menambah tarif masuk 25 persen lagi kepada India karena mengimpor minyak dari Rusia.

Juru Bicara Kedutaan Besar (Kedubes) China untuk Amerika Serikat (AS) Liu Pengyu mengatakan upaya AS untuk memaksa China menghentikan kerja sama dengan Rusia tidak akan membuahkan hasil.

"Masyarakat internasional, termasuk China, melakukan kerja sama normal dengan Rusia dalam kerangka hukum internasional. Hal ini wajar dan sah tanpa merugikan pihak ketiga mana pun, dan patut dihormati serta dilindungi," kata Liu, kepada kantor berita RIA Novosti, dikutip Kamis (7/8/2025).

Dia menegaskan, China selalu bersikap tegas dengan menentang sanksi sepihak yang ilegal dan tidak bisa dibenarkan oleh AS. 

"Perang tarif tidak mengenal pemenang. Paksaan dan tekanan tidak akan membuahkan hasil," kata Liu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

8 jam lalu

Iran Akan Tembak Setiap Kapal Lewati Jalur Ilegal Selat Hormuz

10 jam lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

10 jam lalu

AS Dilaporkan Akan Tutup Konsulat Jenderal di Medan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal