AS Tawarkan Bahas Kesepakatan Pengendalian Senjata Nuklir yang Baru, Begini Respons Rusia

Anton Suhartono
Sergei Lavrov (Foto: Reuters)

Pernyataan Lavrov ini disampaikan merespons Biden yang mengatakan pemerintahannya siap untuk menegosiasikan kembali kerangka kesepakatan pengendalian senjata yang baru.

“Hari ini, pemerintahan saya siap untuk segera menegosiasikan kerangka kontrol senjata yang baru untuk menggantikan New START yang akan berakhir pada 2026. Tapi negosiasi membutuhkan mitra yang bersedia melakukannya dengan iktikad baik,” kata Biden, merujuk pada kesepakatan yang mengatur pembatasan jumlah rudal nuklir strategis dan hulu ledak kedua negara itu.

Biden juga mengajak China untuk bergabung dalam negosiasi dengan alasan Negeri Tirai Bambu ikut memikul tanggung jawab karena memiliki senjata nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
39 menit lalu

Trump Beri Sinyal Tolak Proposal Negosiasi Iran, Isinya Singgung Selat Hormuz dan Nuklir

Internasional
3 jam lalu

Kapal Pesiar Supermewah Milik Miliarder Rusia Lintasi Selat Hormuz Tanpa Gangguan, Meledek AS?

Internasional
3 jam lalu

Blak-blakan, Kanselir Jerman Sebut AS Kalah Strategi dari Iran dalam Negosiasi

Internasional
4 jam lalu

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Bersimpati kepada Iran dalam Perang vs AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal