Betlehem, Kota Kelahiran Yesus Diisolasi usai Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama

Nathania Riris Michico
Pintu masuk ke Gereja Kelahiran Yesus di Betlehem, Tepi Barat, ditutup. Palestina menyerukan agar gereja-gereja, masjid-masjid, dan lembaga lain ditutup setelah kasus virus korona terdeteksi di hotel di daerah Betlehem. (FOTO: Ahmad GHARABLI / AFP)

Gereja Kelahiran Yesus, yang dibangun di situs yang diyakini umat Kristen sebagai tempat kelahiran Yesus, ditutup pada Kamis dan diperkirakan akan tetap tutup hingga 20 Maret.

"Kami memutuskan mencegah masuknya wisatawan untuk jangka waktu 14 hari dan mencegah hotel di semua kota menerima orang asing," kata menteri pariwisata, Rula Maayah, kepada AFP.

Perdana Menteri Mohammed Shtayyeh mengatakan kepada televisi lokal, semua perjalanan antar wilayah tanpa izin sekarang dilarang.

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan, kasus-kasus itu pertama kali terdeteksi di sebuah hotel di daerah Betlehem. Semua yang terkait sudah dikarantina.

Kepala direktorat kesehatan setempat, Imad Shahadeh, mengatakan sekelompok wisatawan Yunani mengunjungi hotel pada akhir Februari, dan dua di antaranya kemudian didiagnosis positif virus korona.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

JK: Kalau Board of Peace Bisa Bawa Damai di Palestina, Kita Dukung

Internasional
15 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Nasional
19 jam lalu

Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina

Buletin
1 hari lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal