Cara China Tekan Populasi Muslim: Larang Perempuan Uighur Hamil hingga Aborsi Paksa

Ahmad Islamy Jamil
Masyarakat Uighur. (Foto: AFP)

Orang Uighur yang dianggap “memiliki terlalu banyak anak” bakal dikirim ke kamp-kamp penahanan. “Para orang dengan tiga anak atau lebih, ditangkap atau direnggut dari keluarga mereka, kecuali mereka dapat membayar denda dalam jumlah besar,” ungkap AP dalam laporan yang dipublikasikan, Senin (29/6/2020).

Seperti yang dialami Gulnar Omirzakh, seorang perempuan Kazakh kelahiran China yang suaminya kini ditahan di kamp konsentrasi Uighur. Setelah dia memiliki anak ketiga, Pemerintah China memerintahkannya untuk memasang AKDR.

Dua tahun kemudian, pada Januari 2018, empat tentara Tiongkok yang menyamar mengetuk pintu rumahnya. Mereka memberi Omirzakh, meminta perempuan itu untuk membayar denda sebesar Rp38,6 juta karena memiliki lebih dari dua anak. Denda itu harus dilunasi dalam waktu tiga hari.

Jika Omirzakh tidak membayar denda tersebut dalam batas waktu yang ditentukan, tentara-tentara China itu memperingatkan, dia akan bergabung dengan suaminya dan jutaan warga etnik minoritas lainnya yang dikurung di kamp-kamp pengasingan.

“Mencegah orang-orang memiliki anak adalah kesalahan. Mereka (Pemerintah China) ingin menghancurkan kami sebagai manusia,” kata Omirzakh yang kini telah melarikan diri ke Kazakhstan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
6 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
9 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
10 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
12 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal