China Hukum Cendekiawan Muslimah Uighur Penjara Seumur Hidup, Ini Sebabnya

Anton Suhartono
Rahile Dawut (57), cendekiawan Muslimah Uighur dihukum penjara seumur hidup oleh pengadilan China atas tuduhan membahayakan keamanan nasional (Foto: AP)

Sangat sulit untuk memenangkan banding di sistem peradilan China. 

Sementara itu, sebelum ditahan, Dawut merupakan seorang profesor di Fakultas Humaniora Universitas Xinjiang serta antropolog budaya dan etnografer cerita rakyat Uighur.

Dawut termasuk dalam daftar 300 lebih intelektual Uighur yang ditahan, ditangkap, atau dipenjarakan oleh otoritas China sejak 2016. Dia pernah bekerja untuk banyak institusi terkemuka di negara Barat, seperti Universitas Harvard dan Cambridge.

Dia ditangkap pada Desember 2017 di Xinjiang, wilayah yang menjadi rumah bagi etnis Uighur. Di wilayah itu China dituduh melakukan pelanggaran HAM terhadap Uighur yakni dengan memenjarakan di kamp khusus. Hak-hak mereka, termasuk sebagai Muslim, tak dipenuhi.

Beberapa pakar di Xinjiang mengatakan dugaan penahanan massal warga Uighur mencapai puncaknya pada 2018, namun pelanggaran terus berlanjut melalui kerja paksa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Akan Buka Selat Hormuz, kecuali...

10 jam lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

11 jam lalu

Nah, Jenderal Kepala Staf Gabungan AS Sebut Militernya Tak Akan Menang Perang Lawan Iran

11 jam lalu

Iran: AS-Israel Kehabisan Kata-Kata untuk Jelaskan Kegagalan Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal