Varian baru virus itu dianggap berasal dari Kota London atau Wilayah Kent, yang ditemukan pada September lalu. Kemunculannya menyebabkan pemerintah memberlakukan pembatasan yang lebih ketat di sebagian besar wilayah Inggris demi mencegah penyebarannya ke seluruh negeri.
Tak hanya itu, sejumlah 40 negara pun telah memberlakukan larangan perjalanan dari Inggris.
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan, varian baru Covid terebut 70 persen lebih mudah menular dari varian asalnya. Akan tetapi, belum ada bukti sejauh ini yang menunjukkan bahwa varian virus itu lebih mematikan atau mengarah ke infeksi yang lebih serius.
Kendati demikian, Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, memperingatkan pada Minggu lalu bahwa penyebaran virus itu bisa berada “di luar kendali”. Dia pun menyatakan keprihatinan tentang tekanan yang meningkat pada Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS).
Pada Selasa kemarin, para peneliti mengonfirmasi bahwa varian baru Covid itu telah menyebar ke seluruh Inggris. Pasalnya, kasus serupa juga ditemukan di Wales dan Skotlandia.