Dituding Dalang Kebocoran Pipa Gas Nord Stream, Rusia: Justru AS yang Untung Besar!

Ahmad Islamy Jamil
Tiga jalur sistem pipa gas lepas pantai Nord Stream yang ada di dasar Laut Baltik rusak dalam satu hari secara bersamaan. (Foto: Reuters)

Sebelumnya, Rusia telah memangkas pengiriman gas ke Eropa menyusul sanksi dari Barat atas operasi militer Moskow di Ukraina. Namun, untuk insiden kali ini, Rusia mengatakan kebocoran pipa Nord Stream bisa jadi karena sabotase. Menurut Moskow, hal tersebut jelas merusak keamanan energi Eropa.

“Sebelum membuat klaim, kami harus menunggu penyelidikan atas kebocoran ini, apakah ada ledakan atau tidak,” kata Peskov. 

Menurut dia, informasi tentang insiden itu bisa diharapkan datang dari Denmark dan Swedia.

Pada Selasa (27/9/2022) kemarin, Nord Stream AG selaku operator jaringan pipa gas Rusia itu, menyatakan bahwa tiga dari empat jalur pipa lepas pantainya mengalami kerusakan berbarengan dalam satu hari. Kerusakan semacam itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Nord Stream 1 telah melaporkan penurunan tekanan yang signifikan yang disebabkan oleh kebocoran gas di kedua jalur pipa gasnya. Sementara Nord Stream 2 menyatakan bahwa penurunan tekanan yang tajam terjadi pada jalur A pada Senin (26/9/2022) lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

2 jam lalu

Bertemu Prabowo, Pemerintah AS Optimistis Kerja Sama Strategis dengan RI Makin Kuat

5 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

5 jam lalu

Wakil Menteri Perang AS Temui Prabowo di Istana: Kehormatan Luar Biasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal