Embargo Penerbangan Iran, AS Ancam Perusahaan Asing yang Bantu Teheran

Anton Suhartono
Amerika Serikat juga menargetkan perusahaan asing dalam embargo penerbangan terbaru terhadap Iran yang berlaku Rabu (23/9) (Foto: AI)

TEHERAN, iNews.id - Amerika Serikat (AS) tak hanya menargetkan maskapai penerbangan Iran dalam embargo terbaru yang mulai berlaku Rabu (23/9/2026). Perusahaan asing yang membantu maskapai Iran juga terancam dikucilkan dari sistem keuangan AS.

Menteri Keuangan (Menkeu) AS Scott Bessent mengatakan, perusahaan internasional yang tetap melayani maskapai Iran akan menghadapi konsekuensi berat. Mereka bahkan dapat dikeluarkan dari sistem perbankan AS sebagai bagian dari penerapan sanksi sekunder.

"Pada 23 September, seluruh maskapai penerbangan Iran akan dihentikan di seluruh dunia," kata Bessent, kepada stasiun televisi CNBC, dikutip Selasa (22/9/2026).

Bessent menjelaskan, operator asing juga dilarang mengisi bahan bakar pesawat maskapai Iran. Mereka juga tidak diperbolehkan menyediakan fasilitas pendaratan maupun menjual tiket bagi penerbangan maskapai-maskapai dari Iran.

Langkah tersebut dirancang untuk mengisolasi jaringan penerbangan sipil Iran secara lebih luas. Dengan demikian, tekanan tidak hanya diarahkan kepada perusahaan yang berbasis di Iran, tetapi juga pihak asing yang masih menyediakan layanan bagi penerbangan negara tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Pascapemilu Sela AS, Donald Trump Isyaratkan Serangan Susulan ke Iran

19 jam lalu

Trump Ancam Serang Iran Lagi: Anda Akan Segera Tahu!

19 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah, Brent Keluar dari Level 100 Dolar AS per Barel

20 jam lalu

Trump Enggan Pecat Menhan Hegseth meski Partai Republik Kalah Pemilu AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal