Embargo Penerbangan Iran, AS Ancam Perusahaan Asing yang Bantu Teheran

Anton Suhartono
Amerika Serikat juga menargetkan perusahaan asing dalam embargo penerbangan terbaru terhadap Iran yang berlaku Rabu (23/9) (Foto: AI)

Bessent juga memperingatkan perusahaan dan entitas pihak ketiga yang membantu Iran. Menurut dia, pemerintah AS telah mengidentifikasi sejumlah perusahaan keuangan yang diduga memfasilitasi transaksi untuk Iran.

"Kami telah memantau para fasilitator di seluruh dunia. Kami tahu siapa mereka. Mereka juga tahu dan kami akan menghentikannya," ujar Bessent.

Ketika ditanya apakah sanksi serupa juga akan diberlakukan terhadap China, Bessent mengatakan persoalan tersebut telah dibahas dalam pertemuan antara pejabat kedua negara.

Dia mengungkapkan, pejabat AS telah melakukan pembicaraan rahasia di balik layar dengan sejumlah negara. Diskusi tersebut, menurut Bessent, tidak hanya melibatkan China tetapi juga negara-negara lainnya.

Otoritas keuangan China bahkan disebut ikut terlibat dalam proses tersebut. Salah satunya Gubernur Bank Rakyat China Pan Gongsheng.

Bessent tidak menjelaskan sampai kapan embargo terhadap penerbangan Iran akan diberlakukan. Namun, dia menyebut tekanan ekonomi yang tengah diterapkan Washington terhadap Teheran memiliki skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Pascapemilu Sela AS, Donald Trump Isyaratkan Serangan Susulan ke Iran

19 jam lalu

Trump Ancam Serang Iran Lagi: Anda Akan Segera Tahu!

19 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah, Brent Keluar dari Level 100 Dolar AS per Barel

21 jam lalu

Trump Enggan Pecat Menhan Hegseth meski Partai Republik Kalah Pemilu AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal