Gawat! Korut Sebut Perang Nuklir Semakin Nyata

Anton Suhartono
Korea Utara menyebut kehadiran kapal selam nuklir AS yang dilengkapi rudal jelajah hipersonik hanya membuat konflik nuklir semakin nyata (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Korea Utara (Korut) mengecam keras kehadiran kapal selamnuklir Amerika Serikat (AS) di dekat Semenanjung Korea. Situasi tersebut hanya membuat perang nuklir semakin menjadi kenyataan.

Kapal selam bertenaga nuklir AS yang dilengkapi rudal jelajah hipersonik tiba di pelabuhan Busan, Korea Selatan (Korsel), pada Juni. 

Seorang juru bicara Kemhan Korut mengatakan, upaya AS untuk membawa aset nuklir strategisnya ke Semenanjung Korea merupakan pemerasan secara terang-terangan terhadap Korut dan negara lain di kawasan. Kapal tersebut juga menjadi ancaman besar bagi perdamaian.

"Terserah apa tindakan AS di masa depan, apakah situasi ekstrem yang tidak diinginkan siapa pun akan terjadi di wilayah Semenanjung Korea, dan Amerika Serikat akan bertanggung jawab penuh jika situasi tak terduga itu terjadi," kata juru bicara yang tak disebutkan identitasnya itu, seperti dilaporkan kantor berita KCNA, Senin (10/7/2023).

Dia juga menyinggung insiden pesawat pengintai AS belum lama ini. Pesawat itu dituduh telah melanggar wilayah udara Korut di dekat pantai timur. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

24 jam lalu

10 Fakta Kontroversi Ha Young Punya Buyut Pro-Jepang, Nomor 8 Menggemparkan!

1 hari lalu

Kronologi Lengkap Kontroversi Ha Young hingga Minta Maaf gegara Leluhur Pro-Jepang!

2 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal