Giliran NATO Klarifikasi Pernyataan Joe Biden soal Vladimir Putin

Ahmad Islamy Jamil
Kanselir Jerman, Olaf Scholz. (Foto: Reuters)

Sementara itu, Senator dari Partai Republik, James Risch, yang duduk di Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, menyesalkan ucapan Biden tersebut. Menurut dia, pernyataan Biden kali ini sebagai “kekeliruan yang menghebohkan”. Dia pun berharap presiden AS tetap berbicara sesuai naskah saja.

“Kebanyakan orang yang tidak bergelut di jalur hubungan luar negeri tidak menyadari bahwa sembilan kata yang diucapkannya akan menyebabkan letusan (konflik) seperti yang mereka lakukan,” katanya kepada CNN, kemarin.

“Ini akan menyebabkan masalah besar,” ucap Risch.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengerahkan tentaranya untuk menyerang Ukraina sejak 24 Februari lalu. Dia menyebut  serangan ke negara tetangga itu sebagai operasi militer khusus untuk mendemiliterisasi dan “mendenazifikasi” Ukraina.

Operasi militer itu dilakukan Putin setelah Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) meminta bantuan Moskow untuk mempertahankan diri melawan pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Prabowo Ingin RI Untung Maksimal, Matangkan Strategi Perundingan dengan AS

Internasional
12 jam lalu

Gawat! AS Siapkan Serangan Beberapa Minggu ke Iran Begitu Keluar Perintah dari Trump

Internasional
13 jam lalu

4 Alasan Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

Internasional
16 jam lalu

Israel Gagal Yakinkan Trump untuk Serang Iran, Negosiasi Nuklir Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal