Guru di Prancis Dibunuh, Presiden Marcon: Kami Tak Akan Menyerah soal Kartun

Anton Suhartono
Emmanuel Macron menegaskan tak akan menyerah soal kartun terkait pembunuhan guru yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW (Foto: AFP)

Upacara dimulai dengan mendengarkan lagu 'One' oleh grup band rock Irlandia U2 melalui pengeras suara, sesuai permintaan keluarga.

Paty dibunuh oleh remaja 18 tahun Abdullakh Anzorov dalam perjalanan pulang setelah mengajar pada Jumat pekan lalu.

Penyebabnya, Paty menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada para siswa saat membahas kebebasan berkekspresi. Aksi Paty itu lalu dilaporkan oleh murid-murid kepada orangtua mereka yang kemudian memicu protes agar Paty diberhentikan dari sekolah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 hari lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

10 hari lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

11 hari lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Kawasan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus

11 hari lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal