Hamas Bantah Serangan 7 Oktober ke Israel sebagai Pembalasan Tewasnya Jenderal Iran

Anton Suhartono
Hamas membantah pernyataan pejabat militer Iran bahwa serangan ke Israel pada 7 Oktober adalah pembalasan atas pembunuhan Qasem Soleimani (Foto: AP)

Hamas melakukan serangan mendadak ke Israel pada 7 Oktober yang tak hanya mengejutkan Negara Yahudi itu, tapi seluruh dunia. Serangan dilakukan setelah kelompok sayap kanan Yahudi menggeruduk Masjid Al Aqsa selama 5 hari berturut-turut untuk merayakan hari raya.

Operasi Badai Al Aqsa memicu serangan brutal Israel ke Jalur Gaza, Palestina, yang sejauh ini menyebabkan 21.100 orang lebih meninggal dan melukai lebih dari 55.200 lainnya. Serangan dilakukan tanpa pandang bulu menargetkan warga sipil. Sebagian besar korban tewas adalah anak-anak dan perempuan.

Serangan Israel juga menyebabkan kehancuran di Gaza, 60 persen infrastruktur di wilayah itu rusak atau hancur serta hampir 2 juta orang mengungsi dan menghadapi kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Juru Bicara Garda Revolusi Iran Ali Mohammad Naini Tewas Diserang AS-Israel usai Tampil di TV

Nasional
21 jam lalu

Prabowo Tegaskan Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Dukung Kemerdekaan Palestina, Bukan Lucuti Senjata Hamas

Internasional
10 jam lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

Internasional
24 jam lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal