Penurunan saham Oracle juga terjadi bersamaan dengan pelemahan sejumlah perusahaan teknologi dan semikonduktor besar. Nvidia, Microsoft, Alphabet, Meta, dan Advanced Micro Devices (AMD) termasuk di antara perusahaan yang sahamnya terkoreksi pada Kamis.
Tekanan serupa juga dialami sejumlah produsen chip, seperti Micron, Intel, SanDisk, TSMC, Qualcomm, dan Marvell.
Salah satu indeks sektor semikonduktor, PHLX Semiconductor Index, bahkan menuju penurunan harian terburuk sejak awal pandemi Covid-19. Indeks tersebut mencakup sejumlah perusahaan besar, seperti Nvidia, Broadcom, dan Marvell.
Meski demikian, Oracle tidak termasuk dalam indeks tersebut karena bisnis utamanya bergerak di bidang perangkat lunak dan komputasi awan, bukan produksi semikonduktor.
Ellison bukan satu-satunya miliarder yang mengalami penurunan kekayaan pada Kamis. Berdasarkan data Forbes Real-Time Billionaires, Elon Musk kehilangan sekitar 76,62 miliar dolar AS atau setara Rp1.389 triliun.
Sementara itu, kekayaan pendiri Dell Technologies, Michael Dell, menyusut 19,2 miliar dolar AS atau setara Rp348 triliun, Pendiri Nvidia Jensen Huang kehilangan 14,8 miliar dolar AS (Rp268 triliun), sedangkan kekayaan pendiri Meta, Mark Zuckerberg, berkurang 8,8 miliar dolar AS (Rp159 triliun).
Penurunan tersebut menunjukkan besarnya tekanan terhadap kekayaan para miliarder yang memiliki keterkaitan dengan sektor teknologi dan AI di tengah aksi jual saham global.