Hong Kong Lanjutkan RUU Ekstradisi ke China, Besok Aksi Protes Kembali Digelar

Nathania Riris Michico
Wrag Hong Kong menentang RUU yang memungkinan diekstradisi ke China. (FOTO: GETTY IMAGES)

Apa yang dikatakan pemimpin Hong Kong?

Dalam konferensi pers, Carrie Lam menegaskan undang-undang tidak akan mengikis kebebasan khusus yang dinikmati wilayah tersebut.

"RUU itu tidak diprakarsai oleh pemerintah pusat," kata Lam, merujuk pada China.

Dia mengatakan undang-undang itu diusulkan atas dasar hati nurani dan "komitmen untuk Hong Kong".

Dia juga menjanjikan perlindungan hak asasi manusia yang mengikat secara hukum, dan laporan rutin implementasi RUU tersebut ke badan legislatif.

Unjuk rasa itu dipandang sebagai teguran besar bagi Lam, yang mendorong amandemen disahkan sebelum Juli.

Para pengunjuk rasa menganggap RUU itu akan mengekspos penduduk Hong Kong ke sistem peradilan China yang sangat cacat, dan mengarah pada erosi lebih lanjut terhadap independensi peradilan.

Namun, para pendukung undang-undang ekstradisi mengatakan perlindungan diterapkan untuk mencegah siapa pun yang menghadapi penganiayaan agama atau politik diekstradisi ke daratan China.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

China Bikin Heboh! Humanoid Ikut Tai Chi di Olimpiade Robot

3 hari lalu

Viral Olimpiade Robot di China, Humanoid Pecahkan Rekor Lari Lebih Cepat dari Manusia

4 hari lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

5 hari lalu

Berburu Hewan yang Dilindungi di Papua, Pasutri asal China Diusir dari Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal