Inggris Bantah Tuduhan Rusia Ledakkan Pipa Gas Nord Stream di Laut Baltik

Anton Suhartono
Inggris bantah tuduhan Rusia soal biang kerok ledakan pipa gas Nord Stream 1 dan 2 (Foto: Reuters)

“Menurut informasi yang tersedia, perwakilan dari unit Angkatan Laut Inggris ini mengambil bagian dalam perencanaan, penyediaan, dan implementasi serangan teroris di Laut Baltik pada 26 September tahun ini, meledakkan pipa gas Nord Stream 1 dan Nord Stream 2,” bunyi pernyataan.

Kemhan Rusia tidak memberikan bukti atas tuduhan tersebut. Namun Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) mengklaim punya petunjuk yang mengindikasikan Barat memiliki peran dalam kebocoran pipa gas bawah laut Nord Stream. 

Kerusakan itu membuat jaringan pipa yang mengalirkan gas dari Rusia ke Eropa tersebut terancam tak bisa digunakan lagi secara permanen.

Nord Stream AG, operator jaringan pipa gas Rusia, pada 27 September lalu menyatakan tiga dari empat jalur pipa lepas pantainya rusak secara berbarengan dalam sehari. Kerusakan ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Vietnam Bikin Kapal Perang Anti-Kapal Selam Canggih, Dibuat di Dalam Negeri termasuk Senjata

5 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

8 hari lalu

Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan

12 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal