Ini Alasan Trump Batalkan Serangan ke Iran pada 13 Januari

Anton Suhartono
Donald Trump sempat berada di ambang keputusan besar yang berpotensi mengguncang Timur Tengah (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sempat berada di ambang keputusan besar yang berpotensi mengguncang Timur Tengah. Pada 13 Januari 2026, Trump dilaporkan telah memerintahkan Pentagon untuk bersiap melancarkan serangan militer ke Iran. Namun, rencana tersebut mendadak dibatalkan. Sejumlah pertimbangan krusial menjadi alasan utama Trump mengurungkan niatnya.

Menurut laporan The Wall Street Journal (WSJ), mengutip sumber pejabat AS, Trump pada Selasa (13/1/2026) condong menyetujui opsi serangan dan meminta militer menyiapkan skenario. 

Para pejabat tinggi, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, bahkan telah menerima pengarahan terkait rencana tersebut. Namun hingga keesokan hari, perintah lanjutan tak pernah dikeluarkan.

Salah satu alasan utama pembatalan serangan adalah masalah kesiapan militer. Trump menilai AS belum memiliki cukup aset tempur di kawasan Timur Tengah untuk melancarkan serangan skala besar sekaligus melindungi pasukan AS serta sekutu-sekutunya dari potensi serangan balasan Iran. Risiko terhadap pangkalan militer dan kepentingan AS dinilai terlalu besar.

Selain faktor teknis militer, para penasihat Trump juga memperingatkan dampak strategis jangka panjang. Serangan terhadap Iran dikhawatirkan memicu konflik berkepanjangan di Timur Tengah, memperluas medan perang, dan menyeret AS ke perang terbuka yang sulit dikendalikan. Peringatan inilah yang disebut turut memengaruhi keputusan Trump untuk menahan diri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Terungkap! AS Hantam 13.000 Target Iran dalam 38 Hari, Balasan Rudal Tak Berhenti

22 jam lalu

Lagi, DPR AS Setujui Resolusi Akhiri Perang Iran

1 hari lalu

Prajurit AS Akui Pangkalan Militer Hancur Dihantam Iran: Wajah Kami seperti Ditampar

1 hari lalu

Trump Akan Bertemu Para Pemimpin Negara Teluk, Perang Iran Jadi Fokus Bahasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal