Intelijen: Pilpres AS Arena Perang Kepentingan China dan Rusia

Arif Budiwinarto
Donald Trump berpidato dalam kampanye Presiden Amerika Serikat di Tulsa, Oklahoma, Minggu (21/6/2020) (foto: AFP)

Bukan hanya China, lanjut Evanina, yang berusaha mengganggu pilpres AS. Iran diklaim melakukan disinformasi menggunakan media sosial untuk memecah belah publik dan menghancurkan basis suara Trump. Sementara Rusia ikut campur merusak kampanye calon presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden.

"Rusia menggunakan serangkaian tindakan untuk merendahkan mantan wakil presiden (Joe Biden) dan apa yang dilihatnya sebagai pembentuk anti-Rusia," lanjut Evanina.

"Ini konsisten dengan kritik publik Moskow terhadapnya ketika dia menjadi wakil presiden karena perannya dalam kebijakan pemerintahan (Barrack) Obama di Ukraina dan dukungannya untuk oposisi anti-Putin di Rusia," katanya.

Evanina, yang mengepalai intelijen memantau ancaman terhadap pemilihan AS, masih belum mau memberikan rincian tentang jenis serangan yang mungkin dilakukan pihak luar pada pesta demokrasi AS.

Peretesan dan kampanye hitam di media sosial oleh tentara siber Rusia pada 2016 diklaim turut berpengaruh pada kemenangan Trump atas lawan politiknya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

"Upaya asing untuk mempengaruhi atau mengganggu pemilu kami adalah ancaman langsung bagi struktur demkorasi kami," pungkasnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Internasional
17 jam lalu

Penasihat Trump: Menyerang Iran saat Ini Kesalahan Besar!

Internasional
24 jam lalu

Terungkap! Trump Belum Mau Serang Iran, Israel yang Ngotot

Internasional
1 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal