Israel Amandemen UU yang Bolehkan Pemukim Yahudi Kembali ke Tepi Barat Palestina

Anton Suhartono
Israel mengamandemen UU yang menbolehkan warganya yang dievakuasi dari Tepi Barat pada 1995 kembali ke daerah tersebut (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Israel mengamandemen UU membolehkan pemukim Yahudi yang dievakuasi dari Tepi Barat pada 1995 untuk kembali ke tempat mereka. Putusan itu dikecam dunia internasional, termasuk negara-negara Arab dan Amerika Serikat (AS).

Pemukim Israel yang dipindahkan saat itu bisa kembali ke empat pemukiman di Tepi Barat bagian utara, wilayah Palestina yang diduduki, dengan syarat mendapat persetujuan dari militer Negeri Zionis.

Warga Palestina memprotes keras putusan itu. Wilayah yang dimaksud merupakan bagian dari negara Palestina yang akan didirikan kelak. Negara Palestina akan meliputi Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur. 

Negara-negara Barat juga mengecam putusan itu.

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan, hasil voting di parlemen Israel Knesset akhirnya mengakhiri UU diskriminatif dan memalukan yang melarang orang Yahudi tinggal di Samaria utara. Alasannya, wilayah yang masuk dalam Tepi Barat itu bagian dari tanah air bersejarah Yahudi.

Meski demikian kantor perdana menteri berupaya meredam kemarahan Palestina dan Barat dengan menegaskan tak berniat membangun permukiman baru di wilayah tersebut. Samaria merupakan nama dalam kita suci Yahudi untuk daerah tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ed Sheeran Akhirnya Minta Maaf usai Buang Macklemore: Saya Membuat Kesalahan

4 hari lalu

Dubes Palestina Terharu saat Peluk Prabowo: Rakyat Saya Tidak Sendirian

4 hari lalu

Prabowo Usap Air Mata di Gontor, Teringat Warga Palestina: Mereka Dibantai-Dibom

4 hari lalu

Momen Prabowo Serukan Free Palestine di Gontor, Dapat Sorban dari Dubes Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal