Israel Bombardir Kamp Pengungsi termasuk Sekolah PBB di Gaza, Korban Tewas Jadi 80 Lebih

Anton Suhartono
Korban tewas akibat serangan Israel ke kamp pengungsi Jabalia Gaza, termasuk sekolah PBB, pada Sabtu (18/11) menembus 80 orang (Foto: Reuters)

Militer Israel mengonfirmasi serangan di Jabalia dengan menyebutnya sebagai insiden. Mereka mengklaim sedang mengeceknya.

Kepala badan urusan kemanusiaan PBB Martin Griffiths mengecam serangan itu. Dia menyebut serangan yang membunuh anak-anak, perempuan, dan laki-laki sipil itu sebagai berita yang tragis.

“Tempat berlindung (sekolah PBB) adalah tempat yang aman,” katanya, dalam posting-an di X.

Mesir juga menyebut pengeboman sekolah yang dikelola PBB sebagai kejahatan perang serta penghinaan yang disengaja terhadap organisasi perdamaian dunia tersebut.

Israel memerintahkan warga Palestina untuk pindah dari Gaza utara ke selatan demi keselamatan. Meski demikian, serangan udara yang membunuh banyak warga sipil justru terjadi di wilayah Gaza selatan dan tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Dubes Palestina Terharu saat Peluk Prabowo: Rakyat Saya Tidak Sendirian

15 jam lalu

Prabowo Usap Air Mata di Gontor, Teringat Warga Palestina: Mereka Dibantai-Dibom

16 jam lalu

Momen Prabowo Serukan Free Palestine di Gontor, Dapat Sorban dari Dubes Palestina

19 jam lalu

Kemenag Terbitkan Aturan Batasi Penggunaan HP di Sekolah, di Rumah Maksimal 2 Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal