Israel Senang AS Keluar dari UNESCO: Ini Langkah Penting!

Anton Suhartono
Israel senang dengan keputusan AS keluar dari badan PBB UNESCO (Foto: AP)

Pemerintah AS menilai organisasi di bawah naungan PBB tersebut memiliki kecenderungan anti-Amerika dan anti-Israel, serta mempromosikan agenda yang disebut sebagai “woke”. 

Salah satu hal yang paling dipermasalahkan adalah apa yang dianggap sebagai bias pro-Palestina dan pro-China yang kerap terlihat dalam berbagai inisiatif UNESCO.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Tammy Bruce mengatakan, keputusan tersebut akan berlaku efektif pada 31 Desember 2026.

Menurut dia, agenda ideologis globalis UNESCO bertentangan dengan kebijakan luar negeri "America First" Trump.

Ini bukan kali pertama AS keluar dari UNESCO. Sebelumnya, pada masa jabatan pertama pada 2017, Trump sempat menarik AS dari organisasi tersebut dengan alasan serupa. Namun AS kembali bergabung ke UNESCO pada 2023 di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Menlu Sebut Pakai Berbagai Jalur Diplomatik

Nasional
7 jam lalu

Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Segera Pulang ke RI

Nasional
8 jam lalu

WNI Dilaporkan Disiksa Aparat Israel, Kemlu Koordinasi dengan Global Sumut Flotilla

Nasional
8 jam lalu

Relawan Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Dianiaya Israel, Dipukul hingga Dilecehkan

Nasional
10 jam lalu

GPCI: 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla yang Diculik Israel Sudah Bebas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal