Izin Dibekukan Pemerintah Indonesia, Ini Respons TikTok

Anton Suhartono
TikTok akan bekerja sama dengan Indonesia menyusul pembekuan izin terkait data live streaming saat demonstrasi rusuh pada akhir Agustus (Foto: AP) 

JAKARTA, iNews.id - TikTok akan bersikap kooperatif dan bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia, menyusul pembekuan izin operasional terkait data live streaming saat demonstrasi rusuh pada akhir Agustus lalu. 

Platform berbagi video pendek itu menolak untuk membagikan data lengkap aktivitas live streaming selama demonstrasi yang berlangsung di banyak kota Indonesia.

“Di TikTok, kami menghormati hukum dan peraturan di pasar tempat kami beroperasi. Kami bekerja sama erat dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk menangani masalah ini secara konstruktif,” bunyi pernyaaan TikTok, dikutip Sabtu (4/10/2025).

Namun perusahaan yang berbasis di China itu tetap berkomitmen untuk menjaga privasi pengguna serta memastikan bahwa platform memberikan pengalaman yang aman dan bertanggung jawab bagi penggunanya di Indonesia.

Seperti diberitakan, Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) TikTok. Pembekuan tersebut dilakukan imbas ketidakpatuhan platform dalam memenuhi kewajibannya sesuai peraturan perundang-undangan.

“Langkah ini merupakan bentuk ketegasan Pemerintah setelah TikTok hanya memberikan data secara parsial atas aktivitas TikTok Live selama periode unjuk rasa 25-30 Agustus 2025,” kata Dirjen Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar.

Menurut Alexander, ada dugaan monetisasi aktivitas live dari akun yang terindikasi dengan aktivitas perjudian online. 

Karena itu, Komdigi telah mengajukan permintaan data yang mencakup informasi traffic, aktivitas live streaming, serta data monetisasi, termasuk jumlah dan nilai pemberian gift. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat Hari Ini, Berikut Daftar Wilayahnya

Internet
4 hari lalu

Tak Main-Main! Komdigi Siap Blokir Platform yang Biarkan Kekerasan Seksual

Nasional
5 hari lalu

Kasus Kekerasan Seksual Online Meningkat, Komdigi Ancam Tutup Platform Nakal!

Internet
5 hari lalu

Komdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Dorong Penguatan Perang Lawan Pembajakan Digital

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal