Junta Militer Myanmar Sebut Kelompok Oposisi sebagai Teroris

Umaya Khusniah
Aksi protes anti-militer yang terjadi di Yangon, Myanmar. (Foto: Reuters)

NAYPYIDAW, iNews.id - Junta MiliterMyanmar menyebut rivalnya, Pemerintah Persatuan Nasional atau National Unity Government (NUG) sebagai teroris. Mereka dituduh bersalah atas aksi bom, pembunuhan dan pembakaran yang terjadi di negara tersebut.

Pernyataan ini disampaikan kepada media setempat. Junta militer menyatakan, pengeboman terjadi setiap hari dan milisi-milisi lokal sengaja dibentuk untuk menghadapi tentara. 

Akibatnya, protes anti-junta militer terus bergulir. Aksi serangan yang dilakukan para penentang junta militer telah melumpuhkan ekonomi.

NUG dinilai beroperasi secara tertutup dan menggambarkan tentara sebagai kekuatan teroris. Mereka bahkan mengumumkan akan membentuk Angkatan Pertahanan Rakyat atau People's Defence Force. 

"Tindakan mereka menyebabkan begitu banyak terorisme di banyak tempat. Ada bom, kebakaran, pembunuhan dan ancaman yang menghancurkan mekanisme administrasi pemerintah," kata pengumuman itu seperti dikutip Reuters.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
7 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

1 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

1 bulan lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

1 bulan lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal