Kekerasan Anti-Muslim Menyebar, Presiden Sri Lanka Imbau Warga Tetap Tenang

Nathania Riris Michico
Pasukan keamanan Sri Lanka melakukan pemeriksaan di sudut ibu kota Colombo, Senin (13/05), setelah jam malam diberlakukan di seluruh pelosok negara itu. (FOTO: LAKRUWAN WANNIARACHCHI/AFP)

Pada Senin (13/5) dini hari, Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, mengimbau agar masyarakat bersikap tenang dengan mengatakan bahwa kerusuhan saat ini menghambat upaya penyelidikan serangan bulan lalu.

Jam malam yang berlaku tujuh jam mulai berlangsung pukul 21.00 waktu setempat.

Di Kota Kiniyama di wilayah barat laut, jendela dan pintu masjid dihancurkan.

Serangan itu dipicu oleh sekelompok orang yang menuntut penggeledahan sebuah bangunan setelah tentara memeriksa sebuah danau di dekatnya untuk mencari senjata api.

Di Kota Chilaw yang mayoritas penduduknya beragama Katolik, toko-toko dan masjid milik warga Muslim setempat diserang, menyusul unggahan di Facebook yang ditulis oleh seorang warga Muslim setempat, yang dianggap sebagai ancaman.

Pria yang menulis unggahan tersebut, seorang pengusaha Muslim berusia 38 tahun, ditangkap.

Seorang pria meninggal akibat luka tusukan setelah sekelompok orang menyerang usaha bisnisnya di Distrik Puttalam, di wilayah barat laut Sri Lanka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
4 hari lalu

Serangan Bom Rusia Hantam Bus Penuh Penumpang di Ukraina, 30 Orang Tewas

16 hari lalu

Horor! Serangan Bom Hantam Pos Polisi di Pakistan, 12 Orang Tewas

3 bulan lalu

19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba

6 bulan lalu

Menteri Energi Sri Lanka Mundur di Tengah Krisis, Dituduh Korupsi Impor Batubara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal