Kekerasan Anti-Muslim Menyebar, Presiden Sri Lanka Imbau Warga Tetap Tenang

Nathania Riris Michico
Pasukan keamanan Sri Lanka melakukan pemeriksaan di sudut ibu kota Colombo, Senin (13/05), setelah jam malam diberlakukan di seluruh pelosok negara itu. (FOTO: LAKRUWAN WANNIARACHCHI/AFP)

Pemerintah Sri Lanka memblokir sejumlah platform media sosial dan aplikasi pengiriman pesan, termasuk Facebook dan Whatsapp, agar kekerasan tidak menjalar.

"Saya mengimbau semua warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang salah. Pasukan keamanan bekerja untuk menangkap teroris dan memastikan keamanan negara," kata perdana menteri melalui Twitter.

Insiden kekerasan juga dilaporkan terjadi di Kota Hettipola, di mana sedikitnya tiga toko dilaporkan dibakar.

Jumlah populasi di Sri Lanka sekitar 21 juta jiwa, sekitar 10 persen di antaranya Muslim, sedangkan pemeluk Kristen sekitar 7,6 persen. Mayoritas penduduk Sri Lanka memeluk Buddha.

Polisi menyalahkan dua kelompok Islam setempat atas serangan bom bunuh diri pada Minggu Paskah lalu. Kelompok yang menyebut dirinya sebagai Negara Islam atau ISIS menyatakan terlibat, tetapi tidak memberikan rincian.

Keadaan darurat mulai diberlakukan setelah serangan di mana tentara dan polisi diberi kewenangan secara penuh untuk menahan dan menangkap tersangka dalam jangka waktu yang lama.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
4 hari lalu

Serangan Bom Rusia Hantam Bus Penuh Penumpang di Ukraina, 30 Orang Tewas

16 hari lalu

Horor! Serangan Bom Hantam Pos Polisi di Pakistan, 12 Orang Tewas

3 bulan lalu

19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba

6 bulan lalu

Menteri Energi Sri Lanka Mundur di Tengah Krisis, Dituduh Korupsi Impor Batubara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal