Kerja Sama dengan Rusia Jalan Terus, China: Sanksi AS Tak Ada Gunanya!

Anton Suhartono
Liu Pengyu menyebut upaya AS untuk memaksa China menghentikan kerja sama dengan Rusia sebagai langkah sia-sia (Foto: AP)

“Perang tarif tidak mengenal pemenang. Paksaan dan tekanan tidak akan berhasil. China menentang keras pendekatan semacam ini,” katanya.

Kritik Terbuka terhadap Trump

Pernyataan keras dari China ini sekaligus menjadi bentuk kritik terbuka terhadap pendekatan sepihak Trump dalam menangani geopolitik dan ekonomi global. Alih-alih memaksa negara-negara untuk berpihak, kebijakan sanksi dan tarif malah mendorong negara-negara seperti China dan Rusia semakin erat bekerja sama.

Ajakan Dialog, tapi dengan Syarat

Meski menolak tekanan, China tetap membuka ruang dialog. Liu menyebut negaranya ingin menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dengan AS, namun harus berbasis kesetaraan dan rasa saling menghormati.

“Kami berharap AS bisa bekerja sama untuk mematuhi konsensus penting yang telah dicapai antara pemimpin kedua negara dalam pembicaraan sebelumnya,” katanya.

China juga mendorong penguatan mekanisme konsultasi ekonomi dan perdagangan, dengan harapan menghindari kesalahpahaman dan memperkuat kerja sama bilateral.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Trump Blak-blakan Ingin Maju Pilpres AS 2028, tapi...

10 jam lalu

Trump Akhirnya Ngaku Dievakuasi dari Pesawat Air Force One gegara Ancaman Serangan Iran

13 jam lalu

Selat Hormuz Tak Kunjung Dibuka, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

13 jam lalu

AS Sukses Uji Coba Tahap Pertama Rudal Pertahanan Luar Angkasa Golden Dome

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal