Kisah Orang Afrika Pertama Terpapar Virus Korona dan Pulih: Saya Tak Ingin Bawa Penyakit Ini Pulang

Nathania Riris Michico
Kem Senou Pavel Daryl adalah orang pertama asal Afrika yang terpapar wabah virus korona baru. (FOTO: doc. PAVEL DARYL KEM SENOUA)

Namun, ribuan mahasiswa, pekerja, dan keluarga Afrika tetap bertahan di Provinsi Hubei saat ada larangan keluar dan masuk daerah tersebut. Beberapa di antara mereka menilai pemerintah mereka seharusnya berbuat lebih banyak untuk menolong.

"Kami adalah putra dan putri Afrika namun Afrika tidak bersedia datang menyelamatkan kami ketika kami sangat memerlukan," kata Tisiliyani Salima, mahasiswa kedokteran dari Universitas Kedokteran Tongji sekaligus ketua persatuan pelajar Zambia di Wuhan.

Hampir sebulan terakhir, Salima mengarantina dirinya sendiri.

Waktu mulai bergulir tanpa arti bagi mahasiswa berusia 24 tahun ini. Dia menghabiskan harinya dengan tidur dan memeriksa berita terkini dari media sosial China.

Dia bertindak sebagai penghubung antara Kedutaan Zambia dan 186 mahasiswa Zambia yang hidup dalam karantina di Wuhan.

Banyak yang khawatir dengan keamanan pangan, pasokan keperluan hidup, dan kurangnya informasi di kota yang pekan ini dilanda rata-rata 100 kematian setiap hari.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

DPR Usul Rute Penerbangan Haji 2026 Lewat Afrika, Ini Kata Kemenhaj

Internasional
6 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
11 hari lalu

Bos Perusahaan Bagikan Bonus Rp400 Miliar, Bantu Karyawan Bayar Cicilan

Internasional
11 hari lalu

Diakui sebagai Negara Merdeka, Somaliland Tunjuk Duta Besar untuk Israel 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal