Kisah Perempuan Berjilbab yang Sering Jadi Korban Islamofobia di Australia

Nathania Riris Michico
Alma Mohammad merupakan anggota keluarga dari satu-satunya keluarga Muslim yang tinggal di Kota Gordonvale, Queensland. (FOTO: doc.Alma Mohammed)

Apa yang dialami Nadia ini sejalan dengan hasil penelitian tentang Islamofobia dari Charles Sturt University (CSU), yang menyebutkan bahwa perempuan berjilbab paling berisiko mengalami pelecehan.

Riset ini menganalisis ratusan laporan insiden Islamofobia di Australia. Dari ratusan kejadian, hanya dalam 10 kasus ada orang yang menghentikan pelecehan dan membantu korban.

Salah satunya, dilakukan anggota DPR negara bagian Queensland, Duncan Pegg, yang kebetulan menyaksikan apa yang dialami Nadia.

Pegg saat itu mendekati pelaku dan mengancam akan memanggil polisi jika orang itu tidak pergi dari sana.

"Dia sangat agresif dan marah," ujar politisi dari Partai Buruh ini.

"Saya sendiri sangat terpukul apalagi yang mengalaminya langsung."

"Artinya, ini bisa terjadi di mana saja. Kejadiannya itu tengah hari di depan toko penjual daging ayam halal," ujar Duncan Pegg.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
11 hari lalu

Atlet HYROX Australia yang Viral BAB saat Lomba Akhirnya Minta Maaf, Mundur sebagai Pemenang

13 hari lalu

Australia bakal Larang Mahasiswa Internasional Bawa Keluarga

25 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

1 bulan lalu

Roy Suryo Soroti Surat Keterangan Pendidikan Gibran di Australia, Ini Temuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal