Kisah Perjuangan Muslimah Rohingya Mendapat Status Kewarganegaraan AS

Anton Suhartono
Lila Mubarak (kanan) disumpah sebagai warga negara AS di Illinois pada 10 Februari 2020 (Foto: AFP)

"Pekerjaan itu cocok bagi warga Rohingya yang baru datang karena tidak memerlukan keterampilan bahasa Inggris sama sekali dan bayarannya lumayan bagus," kata Amanullah, seraya menambahkan ada beberapa pekerjaan yang upahnya 15 dolar AS atau sekitar Rp203.000 per jam.

Beberapa dari mereka kini bahkan sudah memiliki rumah sendiri.

Direktur Pusat Kebudyaan Rohingya, Nasir Zakaria, mengatakan, dia dan para pendatang senang dengan kondisi mereka yang baru, tanpa melupakan kampung halaman.

Pria yang mengungsi ke Bangladesh saat usianya 14 tahun itu masih sering berkomunikasi secara online dengan orangtua dan beberapa saudara kandungnya di Bangladesh.

"Kami hanya ingin hidup seperti orang lain. Kami menginginkan hak kewarganegaraan, kebebasan beragama, kebebasan berbicara. Kami ingin hidup bersama dengan masyarakat lain di sini dengan damai dan harmonis. Itu saja," tuturnya.

Larangan masuk bagi imigran dari 13 negara yang diumumkan Trump menempatkan kontrol visa yang ketat, termasuk pendatang dari Myanmar.

Namun pejabat di Departemen Luar Negeri AS mengatakan, kebijakan itu tak seharusnya menghentikan keinginan para pengungsi dari negara-negara itu yang meninggalkan tempat kelahiran mereka demi menghindari penganiayaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Zohran Mamdani Gunakan Alquran Milik Kakek untuk Pelantikan Wali Kota New York

Internasional
2 hari lalu

Dilantik Pakai Alquran di Stasiun Tua, Zohran Mamdani Resmi Jabat Wali Kota New York

Internasional
2 hari lalu

Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran

Internasional
2 hari lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal