Kisah Psikiater PM Israel Benjamin Netanyahu Bunuh Diri karena Stres

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu pernah ditangani psikiater kenamaan Israel Moshe Yatom namun bunuh diri karena stres (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id -  Siapa sangka Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pernah mengalami gangguan kejiwaan hingga ditangani psikiater Moshe Yatom. Tragisnya, Yatom bunuh diri, menembak kepalanya dengan pistol pada Juni 2010 silam. Jasadnya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya, Tel Aviv.

Dalam surat bunuh diri yang ditemukan di samping jasad, Yatom mengungkap alasannya mengakhiri hidup, yakni tertekan dengan tugasnya menangani Netanyahu.

Yatom merupakan psikiater kenamaan Israel. Dia dikenal karena keberhasilannya mengobati penyakit mental yang paling parah sekalipun. Komitmennya terhadap pasien serta upaya yang tiada henti dalam mencari teknik terapi inovatif menjadikannya sosok yang dihormati di kalangan profesi psikiater.

Kematiannya mengejutkan komunitas psikiatri Israel, memicu keputusasaan yang meluas dan ketakutan akan krisis terapeutik.

Tekanan terhadap pekerjaannya, khususnya menangani Netanyahu selama 9 tahun terakhir saat itu, sangat membebaninya. Dalam catatan bunuh diri, Yatom mengungkap gambaran suram tentang perjuangannya dalam memahami dan membantu pasiennya tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Rieke Diah Pitaloka Soroti Kasus Bunuh Diri Anak di Ngada, Singgung Kemiskinan dan Data Bantuan

Internasional
21 jam lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
22 jam lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
22 jam lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Internasional
1 hari lalu

Misi Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla Bergerak Lagi, Libatkan Ribuan Tenaga Medis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal