KPK Malaysia Periksa Mahathir Mohamad

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad diperiksa KPK Malaysia terkait tuduhan korupsi terhadap dua putranya (Foto: Anadolu via Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Mantan Perdana Menteri MalaysiaMahathir Mohamad ternyata sedang menjalani pemeriksaan terkait tuduhan korupsi terhadap dua putranya. Mahathir pernah mengatakan dirinya diperlakukan sebagai penjahat terkait tuduhan korupsi tersebut.

Ketua Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) Azam Baki memastikan Mahathir termasuk orang yang diperkisa dalam kasus ini, namun dia menolak memberikan keterangan lebih lanjut.

“Biarkan penyelidikan selesai terlebih dulu sampai waktu yang tepat saat kami bisa mengungkap temuan kasus ini,” kata Azam, dikutip dari Reuters, Kamis (25/4/2024).

MACC pada Januari lalu memberi tahu dua putra Mahathir, Mirzan dan Mokhzani, untuk melaporkan harta kekayaan mereka. Permintaan itu sebagai bagian dari penyelidikan terhadap catatan keuangan serta aktivitas bisnis mereka di luar negeri. 

Dalam beberapa bulan terakhir, MACC menggelar penyelidikan kasus korupsi terhadap beberapa tokoh politik terkemuka, termasuk para sekutu Mahathir. Ini memicu perlawanan dari pria 98 tahun itu seraya menuduh Perdana Menteri Anwar Ibrahim sengaja mengincarnya.

Mahathir menegaskan tuduhan korupsi melibatkan orang-orang di sekelilingnya bermotif politik.

Anwar membantah sengaja mengincar rival politiknya dengan mengatakan bahwa penyelidikan tersebut adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memberantas korupsi tingkat tinggi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan

57 tahun lalu

Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur

57 tahun lalu

Bakom Tak Setuju Program MBG Dihentikan: Korupsinya yang Dibasmi

57 tahun lalu

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia, Disamarkan Jadi Beras India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal