Krisis Kelahiran, China Naikkan Pajak Kondom demi Jaga Populasi

Annastasya Rizqa
Pemerintah China mendorong peningkatan angka kelahiran dengan menaikkan pajak kontrasepsi. (Foto: AI)

Masalah lain yang tak kalah besar adalah mahalnya biaya membesarkan anak. Laporan YuWa Population Research Institute di Beijing pada 2024 menyebut China sebagai salah satu negara termahal untuk membesarkan anak, terutama karena biaya pendidikan yang tinggi dan lingkungan akademik yang sangat kompetitif.

Rata-rata, biaya membesarkan seorang anak hingga usia 17 tahun di China mencapai 75.700 dolar AS atau sekitar Rp1,24 miliar. Kondisi ini semakin diperberat oleh perlambatan ekonomi dan krisis properti yang menggerus tabungan keluarga muda.

Situasi tersebut membuat banyak pasangan merasa ragu menatap masa depan. China pun kini menghadapi perubahan besar, dari negara dengan kelebihan populasi menjadi negara yang dilanda krisis generasi muda dan penurunan angka kelahiran.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

2 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

3 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

3 hari lalu

Banjir Nepal: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, Ratusan Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal