Mahathir Mohamad Laporkan PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Polisi

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad melaporkan PM Malaysia Anwar Ibrahim, ke polisi terkait perjanjian dagang dengan Amerika Serikat (Foto: AP)

Kesepakatan itu diteken bertujuan untuk meningkatkan perekonomi kedua negara, menyesuaikan tarif, dan memperkuat kerja sama Malaysia-AS.

Sebelumnya, Menteri Investasi Perdagangan dan Industri Zafrul Aziz membantah tuduhan bahwa kesepakatan menghapus keistimewaan bumiputera dalam kebijakan pemerintah serta perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pemerintah.

Zafrul juga menantang Mahathir untuk membuktikan soal klausul khusus dalam perjanjian yang memberikan hak istimewa kepada perusahaan-perusahaan AS setara dengan hak-hak bumiputera di Malaysia.

Menurut Zafrul, penafsiran bahwa Pasal 6.2 perjanjian mengharuskan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pemerintah untuk membuat keputusan semata-mata berdasarkan pertimbangan komersial, dengan mengorbankan kebijakan bumiputera, tidak benar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Trump Klaim AS kini Produsen Minyak Terbesar di Dunia

19 jam lalu

Jelang Pemilu Paruh Waktu AS, Trump Tak Tidur

19 jam lalu

Kapan Perang AS Vs Iran Berakhir? Ini Jawaban Terbaru Trump

20 jam lalu

Trump Janjikan Uang Rp87 Juta untuk Setiap Orang Dewasa AS jika Partai Republik Menang Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal