Mahathir Mohamad Laporkan PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Polisi

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad melaporkan PM Malaysia Anwar Ibrahim, ke polisi terkait perjanjian dagang dengan Amerika Serikat (Foto: AP)

Kesepakatan itu diteken bertujuan untuk meningkatkan perekonomi kedua negara, menyesuaikan tarif, dan memperkuat kerja sama Malaysia-AS.

Sebelumnya, Menteri Investasi Perdagangan dan Industri Zafrul Aziz membantah tuduhan bahwa kesepakatan menghapus keistimewaan bumiputera dalam kebijakan pemerintah serta perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pemerintah.

Zafrul juga menantang Mahathir untuk membuktikan soal klausul khusus dalam perjanjian yang memberikan hak istimewa kepada perusahaan-perusahaan AS setara dengan hak-hak bumiputera di Malaysia.

Menurut Zafrul, penafsiran bahwa Pasal 6.2 perjanjian mengharuskan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pemerintah untuk membuat keputusan semata-mata berdasarkan pertimbangan komersial, dengan mengorbankan kebijakan bumiputera, tidak benar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Partai Demokrat Diproyeksikan Kuasai DPR AS, Kalahkan Republik

2 hari lalu

Trump Tegaskan Belum Akan Serang Iran saat Ini

2 hari lalu

9 Fakta Pemilu AS: Rebutkan 435 Kursi DPR-35 Senat hingga Biaya Kampanye Fantastis

2 hari lalu

Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Setiap Tahun: Mereka Sudah Tak Butuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal