Mahathir Mohamad Laporkan PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Polisi

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad melaporkan PM Malaysia Anwar Ibrahim, ke polisi terkait perjanjian dagang dengan Amerika Serikat (Foto: AP)

Kesepakatan itu diteken bertujuan untuk meningkatkan perekonomi kedua negara, menyesuaikan tarif, dan memperkuat kerja sama Malaysia-AS.

Sebelumnya, Menteri Investasi Perdagangan dan Industri Zafrul Aziz membantah tuduhan bahwa kesepakatan menghapus keistimewaan bumiputera dalam kebijakan pemerintah serta perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pemerintah.

Zafrul juga menantang Mahathir untuk membuktikan soal klausul khusus dalam perjanjian yang memberikan hak istimewa kepada perusahaan-perusahaan AS setara dengan hak-hak bumiputera di Malaysia.

Menurut Zafrul, penafsiran bahwa Pasal 6.2 perjanjian mengharuskan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pemerintah untuk membuat keputusan semata-mata berdasarkan pertimbangan komersial, dengan mengorbankan kebijakan bumiputera, tidak benar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Trump Ingin Ngerem Perang Iran Jelang Pemilu Paruh Waktu AS

1 hari lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

1 hari lalu

Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!

1 hari lalu

Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal