Malaysia Gelar Pemilu Setelah Covid-19 Usai, Kesempatan PM Muhyiddin Galang Koalisi Baru

Arif Budiwinarto
Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin. (foto: AFP)

Muhyiddin mengatakan, keputusan Bersatu untuk keluar dari Pakatan Harapan dan membentuk PN bukanlah hal yang mudah, namun keputusan itu membuka babak baru bagi partai.

"Dalam pemilihan negara bagian Sabah, saya mengambil keputusan untuk pertama kali menggunakan logo PN. Banyak yang meragukan keputusan itu. Itu karena PN adalah partai baru."

"Namun, PN memenangkan 17 dari 29 kursi yang diperebutkan, dan bersama-sama dengan mitranya di GRS, yang terdiri dari PN, BN dan PBS (Parti Bersatu Sabah), berhasil membentuk pemerintahan negara bagian Sabah yang baru," ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

4 hari lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

5 hari lalu

Malaysia Rayakan Hari Kemerdekaan ke-69, Gelar Parade Militer

11 hari lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal